Seminggu lebih sudah agenda terbesar di periode ini menyapa. Penuh dengan seni, polemic, serta beberapa kejutan yang lain yang pasti tak akan terlupa setelah kita meninggalkan lembaga ini…
Thank’s to you all my friend, thank’s for your inspiration, your help, your spirit and all of from you to us…
1. Fitta Amelia Lestari
Mahasiswi Sosiologi’08 asli Bogor ini adalah panitia paling sibuk selama MUNAS, dia pula yang dapat menenangkan panitia lain dengan hasil “pemerasan”nya. Cewek yang susah ditebak ini adalah inspirasi penulis untuk berkontribusi. Meski terkadang dia suka memecah kesunyian atau pun keramaian dengan lengkingan suara (anehnya) itu, tapi perlu pembaca tahu dia pernah lolos semifinal audisi jadi model –wesss—(semoga yang menilai tidak salah) “piiss fit”!! Setiap apa yang dia katakan seakan menjadi kritikan pedas bagi siapa pun (terlebih penulis) untuk senantiasa berevaluasi menjadi lebih baik dan kesalahan yang terjadi tidak terulang. Satu lagi untuk Fitta yang baik hati (halah… ngerayu..) jangan sering mutung ya, tetep semangat dan tetep belajar bermanfaat demi diri sendiri maupun orang lain. Suatu saat kita akan memanen apa yang sedang dan pernah kita tanam.. Saranghae..!!!! (artinya apa ya???)
2. Septiana Irma Hapsari
Ini dia panitia paling ceria selama MUNAS. Mahasiswi Akuntansi yang masih duduk di semester 1 ini adalah pribadi yang menarik, penghibur bagi yang lain. Termasuk dalam komplotan pemeras selama MUNAS beserta Fitta. Tapi, bisa dibayangkan jika tidak ada dia. Hufh, entah seperti apa panitia.. cewek yang suka di depan kamera ini meski terkadang LoLa (loading lama) tapi sebenarnya pinter juga dia (jelas pinter, wong satu daerah asal sama penulis) … pinter ngerayu maksudnya… hehehe… (damai,, damai Irma). Tetap semangka Irma, lanjutkan perjuangan meski nanti kita tidak akan satu lembaga lagi. Tapi jalinan persaudaraan ini akan tetap terjaga. Mohon maaf jika tidak banyak bahkan tidak ada yang bisa diberikan untuk menjadi inspirasi bagi Irma…
3. Dyah Asri Mardikawarih
Uppss, satu lagi panitia yang termasuk dalam barisan panitia yang terkena “sindrom MUNAS BEM SI 2009” atau “ueforia MUNAS” bersama dua nama di awal (yang sampai penulis memosting tulisan ini mereka masih terhinggapi sindrom itu)… Kontribusinya sangat luar biasa, memastikan bahwa tetap akan ada asupan bagi panitia serta peserta (meski di akhir lupa bayar utang). Teman sejati dari Bu Roto ini adalah spesialis untuk hal-hal seperti ini (pantes aja ya, dilihat dari orangnya udah kelihatan pasti orangnya suka “….”) Hehehe… tapi, mahasiswi T.Industri ’07 (tetangga kuliahku) termasuk orang yang tega juga ternyata.. membiarkan panitia berkaum Adam untuk menyiapkan keperluan yang bukan bagiannya (waduh, tega nian……)
Yaa, semoga sindrom nya segera pergi lah… ueforia nya segera di akhiri.. hehehe, tapi kalau mau diteruskan bersama barisan yang tehinggapi ya ga masalah lah… tetep semangat Warih!!! (laptop nya saya pinjem duluu ya…)
4. Noridha Weningsari
Subhanallah….. sebenarnya penulis kehabisan kata untuk mendeskripsikan si Ibu satu ini… mahasiswi Psikologi (pantes aja masuk Psikologi!!! Cocok dengan kondisi nya.. hehehe, “piiiss mbak”,) yang sedang menempuh skripsinya ini adalah ibu nya panitia… orang yang sangat gemar makan ini bisa dibilang orang yang paling ingin MUNAS segera terlewatkan, ingin segera berueforia dengan alam dan dengan….. (hayo dengan siapa???).. ibu dari panitia yang tekadang membingungkan degnan sikap kekanak-kanakannya . hufh, memang orang aneh.. selain itu, dia adalah orang yang gemar menumpahkan tinta printer ke orang lain, sembari merengek meminta maaf.. apa pun dan sekonyol apapun orangnya, tapi yang pasti penulis sangat berterima kasih pada Ibu yang satu ini. Terima kasih atas kesabaran menghadapi adik2, pengertian selama mengemban amanah dan memberikan pelajaran. Terima kasih pula atas segala inspirasi yang telah diberikan. Mohon maaf jika banyak kekurangan dan sering membuat kesal.. semoga apa yang kita lakukan bersama ini akan memberi kebaikan bagi semuanya.. amiin
5. Aminuddin Abdul Jabbar
Waduh, kata-kataku sudah habis Pak Amin.. mau nulis apa ya… owh, orang yang paling hobi ngadem ini adalah orang yang paling kuat selama MUNAS (harus naik turun Solo- Boyolali-Selo) lebih dari 5 kali sehari. Terima kasih pak untuk bantuannya selama ini. Semoga kita tetap akan berpartner meski nanti tak lagi bersama dalam lembaga ini.. (yang penting masih setia sama bu Sop) hahaha….
6. Zuhud Rozaki
Wakil Presiden BEM UNS ini adalah orang yang paling setia dengan lembaga ini. Sudah 4 tahun dia di lembaga ini. Orang yang aneh, lucu tapi baik (halah, jane yo ora..) ini ternyata diam-diam mempunyai obsesi untuk mendapatkan wanita yang pandai berbahasa Inggris (waduh, siapa ya… hayoo, langkahi dulu mayatku..—hehe–) semoga sukses selalu pak, terima kasih atas inspirasi yang selama ini telah kau berikan.. semoga bisa ditularkan ke orang lain.. amiin
7. Lia Adhedia dan Yunita Mujilatul Rohmah
Sengaja dua nama ini penulis gabung, karena memang satu paket (kayak apa aja ya…). Dua orang yang selalu memastikan bahwa panitia lain sudah mendapat asupan ini adalah orang-orang yang berkepribadian (Subhanallah) mulia… orang nya tak pernah marah, sabar dan yang pasti selalu tahu kalau orang si sekelilingnya sedang dalam kondisi “lapar”.. hehhe, salut buat kalian berdua.. tapi boleh juga tuh, kalau ada yang mau jadi Sekjen saya kalau saya jadi Presiden nanti.. hehehe (ngarep bener ya). Sukses buat ngajar nya, nanti kalau gajian nya turun jangan lupa penulis ditraktir, kan belum pernah to???
note: nama-nama di atas adalah orang-orang yang sangat suka dengan yang namanya “TELO”
To be continued………

Komplotan Pemeras Penyelamat Panitia
